Sosialisasi Penerapan CKPN Perbarindo Tegal
Tegal, 26 Februari 2025 – Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Tegal mengadakan sosialisasi mengenai penerapan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) bagi BPR dan BPRS di wilayahnya. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para pelaku industri perbankan mengenai kebijakan dan implementasi CKPN sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Acara sosialisasi yang diadakan di Tegal ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai BPR dan BPRS se-Karesidenan Tegal. Dalam sambutannya, Ketua Perbarindo Tegal, pentingnya penerapan CKPN dalam menjaga kesehatan keuangan perbankan, meningkatkan transparansi laporan keuangan, serta mengantisipasi potensi risiko kredit macet.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu PT. Mitranet Software Online, yang menjelaskan secara rinci tentang kebijakan terbaru terkait CKPN, metode perhitungan yang harus diterapkan, serta dampaknya terhadap operasional bank. Ia menekankan bahwa penerapan CKPN yang tepat akan meningkatkan kepercayaan nasabah dan memperkuat stabilitas sektor perbankan.
Selain dari OJK, acara ini juga menghadirkan pakar keuangan dari AKP Darsono yang membahas strategi dalam mengelola risiko kredit serta cara melakukan perhitungan CKPN dengan metode yang sesuai dengan standar akuntansi perbankan. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait implementasi CKPN di lembaga masing-masing.
Selain materi teoritis, peserta juga diberikan studi kasus mengenai penerapan CKPN di berbagai BPR sebagai contoh nyata dalam menghadapi tantangan implementasi. Diskusi interaktif ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang cara menyesuaikan kebijakan CKPN dengan kondisi keuangan masing-masing BPR.
Dengan adanya sosialisasi ini, Perbarindo Tegal berharap agar seluruh BPR dan BPRS dapat menerapkan CKPN secara lebih optimal sehingga dapat meningkatkan daya saing dan ketahanan industri perbankan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Ke depan, Perbarindo Tegal berencana mengadakan pelatihan lebih lanjut untuk memastikan kesiapan seluruh anggota dalam mengimplementasikan kebijakan ini dengan baik.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan networking antara peserta, narasumber, serta pihak terkait lainnya. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kepatuhan dan profesionalisme industri BPR di wilayah Tegal dalam menghadapi tantangan keuangan di masa mendatang.
Berita Terbaru
Link Terkait